ANAK BELAJAR dari KEHIDUPANNYA
Jika anak di besarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak di besarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak di besarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah
Jika anak di besarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri
Jika anak di besarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri
Jika anak di besarkan dengan iri hati, ia belajar rendah dirii
Jika anak di besarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah
Jika anak di besarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak di besarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
Jika anak di besarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
Jika anak di besarkan dengan penerimaan, ia belajar mencinta
Jika anak di besarkan dengan dukungan, ia belajar menenangi diri
Jika anak di besarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan
Jika anak di besarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawaan
Jika anak di besarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan
Jika anak di besarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak di besarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Jika anak di besarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran
KAHLIL GIBRAN
Apa yang dicari?
Dunia semakin panas
Wanita memanas
Pakaian terbatas
Bikin hati panas
Semua kualami
Semua kujalani
Semua kujumpai
Semua kulalui
Katanya …
Ingin dihargai
Ingin dihormati
Ingin dilindungi
Ingin disayangi
Dirinya sendiri …
Tak pernah menghargai
Tak pernah menghormati
Tak pernah melindungi
Tak pernah menyayangi
Maksiat sekarang sudah merajalela
Mulai dari temenan
Beranjak pacaran
Darisitulah semakin meningkat
Mulai berpegang tangan
Beranjak ciuman
Berpakaian ngetat
Biar cowok mendekat
Pake wewangian
Biar dapet perhatian
Cewek sekarang
siapa yang gak butuh duit ?
Semua dijalani
Biar cepet dapet duit
Jual Diri
Jual kesucian
Jual cinta
Jual apa aja biar dapet duit
sumber: Anonim
-
Arsip
- Oktober 2007 (11)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS